Toga dan Kelompok Asuhan ‘Sari Sehat’ Girimulyo Maju Tingkat DIY

GIRIMULYO KRJOGJA.com – Wakil Bupati (Wabup) Drs H Sutedjo mengatakan, Kabupaten Kulonprogo khususnya sepanjang perbukitan Menoreh memiliki potensi penghasil terbesar tanaman berkhasiat obat yang telah menjadi warisan turun-temurun.  

"Seiring perkembangan keilmuan, pemanfaatan tanaman tersebut kemudian dikembangkan menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan dan mengobati berbagai penyakit ringan, dengan pembinaan dan pengawasan Kementerian Kesehatan RI hingga ke ujung tombak pelayanan kesehatan yaitu Puskesmas," katanya pada Penilaian Tingkat DIY Asuhan Mandiri (Asman) Pemanfaatan Taman Obat Keluarga (Toga) dan Keterampilan Akupresur di Pedukuhan Tegalsari Desa Purwosari Kecamatan Girimulyo, Rabu (14/6/2017).

Toga dan Kelompok Asuhan 'Sari Sehat' pedukuhan setempat terpilih sebagai duta Kulonprogo maju dalam lomba tingkat DIY. Selain wabup, penilaian yang dipimpin Ketua Tim Penilai DIY drg Inni Hikmatin MKes di pedukuhan setempat juga dihadiri Camat Girimulyo, Purwono SSos.

Wabup Sutedjo menambahkan masyarakat Pedukuhan Tegalsari memiliki keunggulan semangat dan keuletan tinggi dalam memenuhi kebutuhan kesehatan serta keterbukaan untuk terus melakukan pembelajaran dan perbaikan-perbaikan. Hal tersebut jua tampak dalam keharmonisan seluruh unsur masyarakat.

Kades Purwosari Purwito Nugroho Wijimulyanto memaparkan perihal implementasi pemanfaatan Toga dan Akupresur sebagai kesatuan dari program unggulan 'Desa Wisata Sehat Sejahtera Bersama Alam'. Usai acara seremonial yang dimeriahkan penampilan paduan suara PKK Desa Purwosari yang membawakan lagu 'Toga Mandiri' gubahan Kepala UPTD Puskesmas Girimulyo II dr Hj Isti Alfradiantina MPH, Tim Penilai melakukan peninjauan mengunjungi taman-taman obat keluarga yang ada di 14 lokasi di Tegalsari, kemudian dilanjutkan validasi data dan wawancara ke anggota Kelompok Asuhan 'Sari Sehat', kader asuhan, Ketua TPPKK Desa Purwosari hingga UPTD Puskesmas Girimulyo II.

Ketua Tim Penilai drg Inni Hikmatin menyampaikan, pemanfaatan Toga dan Akupresur menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PISPK) sebagai bentuk perwujudan strategi pembangunan nasional yaitu pilar satu Paradigma Sehat untuk bersinergi dengan pilar Penguatan Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional.

"Puskesmas bertanggungjawab pendampingan, pembinaan dan pengawasan implementasi kegiatan Asman Pemanfatan Toga dan Akupresur dimaksud," terangnya.(Rul)

 

BERITA REKOMENDASI