TokoMu Diresmikan, SIUP Diberikan

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Toko Muhammadiyah (TokoMu) Kulonprogo yang berada di halaman Muhammadiyah Bisnis Center (MBC) Triharjo Wates, diresmikan Bupati Kulonprogo Drs H Sutedjo dengan didampingi Arif Jamali Muis dari PWM DIY, dan Dr HM Jumarin MPd Ketua PDM Kulonprogo, Minggu (04/04/2021).

Pada kesempatan itu pula Bupati Sutedjo didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Agung Kurniawan SIP MSi, menyerahkan  Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) minimarket dari DPMPT. Adanya SIUP ini TokoMu Kulonprogo menjadi contoh toko-toko yang lain memiliki legalitas usaha sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketua PDM Kulonprogo Jumarin mengatakan, TokoMu ini diinisiasi PCA Wates Selatan, satu-satunya dan pertama yang diadakan dengan legalitas sangat komplit. “Jihad di bidang ekonomi amanah hasil muktamar di Makasar beberapa tahun lalu. Di bidang ekonomi agak tidak begitu terpikir oleh persyaraikatan Muhammadiyah. Padahal di era materialisme ini yg paling berkuasa adalah penguasaan ekonomi. Maka potensi yang lama tidur mendorong elemen untuk berjihad di bidang ekonomi,” ujar Jumarin.

Dikatakan Sutedjo, warga Muhammadiyah Kulonprogo dan simpatisannya telah melakukan usaha perdagangan secara berjamaah dengan mendirikan badan hukum PT TokoMu Kulonprogo. Usaha ini dirintis oleh Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Wates dan didukung Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wates Selatan.

“TokoMu Kulonprogo ini merupakan sebuah toko serba ada yang merupakan sebuah badan hukum yang mewadahi legalitas beroperasinya usaha toko serba ada. Semoga usaha yang dirintis ini mampu berkembang dengan baik dan berjalan dengan lancar,” ucap Sutedjo

Arif Jamali Muis mengapresiasi TokoMu Kulonprogo. Menurutnya, pesan dari Ketua PP Muhammadiyah Prof Haedar adalah Kulonprogo merupakan etalase Muhamadiyah Indonesia ketika orang masuk dari arah barat. “Monggo dicari yang bisa membuat persyarikatan Muhammadiyah bisa maju itu apa. Tapi titiknya salah satunya adalah gerakan ekonomi,” ujarnya. (Wid)

BERITA REKOMENDASI