Tsunami Selat Sunda Tak Pengaruhi Pengunjung Pantai Glagah

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Pascagelombang tsunami di Selat Sunda, terjadi peningkatan kunjungan wisata ke Pantai Glagah. Jumlah pengunjung dalam sehari di awal liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019, mencapai lima ribuan orang.

Dari pemantauan di sepanjang Pantai Glagah, Minggu (23/12/2018), ketinggian gelombang laut tergolong normal untuk ukuran gelombang di perairan Samudera Indonesia. Sejumlah kapal nelayan dari Cilacap, Jawa Tengah masih ada yang beroperasional di perairan selatan Kulonprogo.

Pengunjung hari Minggu di awal liburan nasional di luar perkiraan. Ketinggian gelombang masih normal untuk ukuran gelombang laut selatan. Jumlah pengunjung meningkat beberapa kali lipat dibandingkan hari-hari biasa.

Pamuji, salah satu petugas retribusi Objek Wisata Pantai Glagah mengungkapkan jumlah pengunjung mengawali liburan Nataru mengalami peningkatan dibandingkan hari biasanya. Pihaknya optimis target pendapatan daerah dari penarikan retribusi pengunjung Pantai Glagah sebesar Rp 2,8 miliar bisa tercapai.

Dalam sehari pada harihari biasa jumlah pengunjung hanya ada di kisaran 200 sampai 1.000 orang, sedangkan jumlah pengunjung di awal liburan Nataru pada Minggu (23/12/2018) dalam waktu lima jam yakni mulai pukul 07.00 sampai pukul 12.00 mencapai 2.875 orang. Terjadi peningkatan kunjungan mulai siang sampai sore hari, pengunjung dengan menggunakan mobil pribadi maupun bus pariwisata. Beberapa tempat parkir terlihat dipenuhi kendaraan.

"Memperhatikan jumlah pengunjung setengah hari bisa 2.875 orang, dalam sehari diperkirakan mencapai 5.000 orang. Kalau selama liburan akhir tahun seperti ini, optimis target kunjungan wisata 2018 tercapai," ujarnya. (Ras)

BERITA REKOMENDASI