Ulat Grayak Serang Tanaman Jagung

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Petani diminta mewaspadai adanya serangan ulat grayak di wilayah Kulonprogo. Organisme pengganggu tanaman invansif tersebut memakan habishabisan tunas daun pada tanaman jagung umur muda. Petugas Dinas Pertanian dan Pangan (PP) Kulonprogo bersama Balai Proteksi Tanaman Pangan (BPTP) Yogyakarta bersama instansi terkait dalam pengamatan di wilayah Kulonprogo, menemukan ada serangan ulat grayak.

“Memang dalam pengamatan tanaman jagung di lapangan menemukan ada ulat grayak. Petani diminta waspada dan segera mengendalikan meskipun serangan masih spot-spot di beberapa tempat,” ujar Muhammad Aris Nugroho, Kepala Dinas PP Kulonprogo.

Baca juga :

Gudang Bahan Peledak Mako Brimob Semarang Meledak
Tekad Surip Manunggal Bersama TNI

Petugas Pengamat Pengganggu Tanaman Dinas PP Kulonprogo, Ngadiran, menjelaskan ulat grayak tersebut masuk famili Spodoptera frugiperda merupakan hama bersifat invansi yang cukup mengkhawatirkan di beberapa negara, termasuk para petani di Indonesia. Menurutnya, dalam pengamatan menemukan adanya populasi hama tersebut pada tanaman jagung umur muda di wilayah Palihan, Tuksono, Sukoreno dan di wilayah Desa Salamrejo.

Tingkat serangan masih dapat dikendalikan menggunakan pestisida nabati atau agensia hayati. Ulat grayak menyerang pada bagian pupus daun jagung. “Petani segera mengendalikan dengan memberikan abu dengan bubuk cabe sehingga ulat akan mati,” tutur Ngadiran. (Ras)

BERITA REKOMENDASI