‘Update’ dan Pemetakaan Risiko Kasus Covid-19, Kulonprogo Menuju Kebiasaan Baru

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Mengingat kondisi dan situasi Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta belum dapat diselesaikan maka perpanjangan dilakukan untuk memberi waktu bagi gugus tugas dalam membuat payung hukum terkait pelaksanaan tugas mereka.

“Secara geografis DIY dikelilingi zona yang tidak hijau sehingga perlu perpanjangan status tanggap darurat Covid-19,” tegas Bupati Kulonprogo Drs Sutedjo usai mengikuti update situasi dan pemetaan risiko kasus Covid-19 menuju Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Kulonprogo di Aula Adikarta Gedung Kaca Kompleks pemkab setempat, Rabu (1/7).

Beberapa hal yang dibahas dalam acara trsebut di antaranya tentang SOP new normal yang dilanjutkan penandatanganan Maklumat Bersama tentang Pelaksanaan Ibadah Idul Adha 1441 Hijriah serta penyerahan 2.500 masker kepada masyarakat.

Bupati mengatakan, diperpanjangnya status tanggap darurat hendaknya diimbangi dengan upaya memberi ruang publik agar dapat melakukan pendataan elektronik yang banyak dikunjungi orang. Pedoman tatanan kehidupan baru pada masa pandemi Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kulonprogo baik dari sisi sosial, ekonomi dan aparatur lainnnya perlu diselesaikan secepatnya, sehingga jadi pedoman bagi semua agar terhindari dari paparan virus Korona.

BERITA REKOMENDASI