Wabup Fajar Gegana: Posko PPKM Skala Mikro Kalurahan di Zona Hijau Jangan Terlena

Editor: KRjogja/Gus

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Wakil Bupati (Wabup) sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana menegaskan, posko Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro kalurahan yang berada di zona hijau dinilai belum efektif. Menurutnya upaya pemantauan terhadap penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penularan Covid-19 praktis tidak maksimal.

“Laporan yang saya terima, 88 posko memang sudah dibentuk semua. Tapi yang di zona hijau belum ada tindakan serius. Artinya, posko tidak rutin dijaga. Padahal meskipun di zona hijau secara ketugasan langkah pemantauan tetap harus jalan sebagai tindakan antisipasi agar tidak terjadi penularan,” katanya, Selasa (23/2).

Sementara itu untuk optimalisasi fungsi Posko PPKM skala mikro kalurahan, maka Pemerintah Kapanewon Wates berencana melakukan monitoring terhadap Posko PPKM skala mikro di empat kalurahan di Wates. Meliputi Posko PPKM Skala Mikro Kalurahan Giripeni, Wates, Bendungan dan Triharjo.

“Ya insya Allah Rabu (24/2) Forkopimkap Wates akan monitoring posko PPKM skala mikro di empat kalurahan,” kata Panewu Wates, Santoso SIP.

Lebih lanjut Fajar Gegana berharap Posko PPKM mikro yang berada di zona hijau tetap melaksanakan pantauan prokes pencegahan penularan Covid-19 di wilayahnya selama 24 jam. Upaya mitigasi diharapkan serius dilakukan oleh petugas yang berada di tiap posko. “Memang tugasnya belum optimal. Kami juga ikut memantau kegiatan-kegiatan masyarakat. Di zona hijau belum optimal, mereka merasa aman dan cenderung masih menunggu. Kalau terjadi apa-apa baru bergerak. Saya minta jangan hanya menunggu tapi pro aktif sebagai langkah antisipasi,” tegasnya.

BERITA REKOMENDASI