Wabup Tegaskan Perda KTR Tak Melarang Merokok, Ini Alasannya

KULONPROGO, KRJogja.com – Peraturan Daerah (Perda) nomor 5/2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) bukan melarang orang merokok tapi mengatur tempat. Sementara itu masyarakat pertembakauan berharap adanya berbagi ruang untuk para perokok.

“Perda KTR sesungguhnya membatasi sebagai upaya pengendalian dampak negatif rokok terhadap kesehatan,” tegas Wakil Bupati (Wabup) Kulonprogo, Fajar Gegana saat menghadiri Diskusi Berbagi Ruang Dalam Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Kulonprogo, Jumat (29/1) malam.

Menurut Wabup, perda tersebut untuk menciptakan ruang yang bersih dan sehat dalam upaya melindungi masyarakat. Khususnya anak-anak, remaja dan ibu hamil. Apalagi dalam perkembangannya,  trend merokok di kalangan anak muda terus meningkat. Ironisnya sebagai besar warga miskin merupakan perokok.

Ketua DPRD setempat, Akhid Nuryati SE membenarkan Perda nomor 5/2014 telah membuat tenar Kabupaten Kulonprogo lantaran paling awal menghasilkan regulasi tentang KTR. Sehingga banyak kabupaten dari berbagai daerah studi banding dalam upaya penyusunan Perda KTR. Kendati demikian pihaknya mengakui Perda KTR memang masih banyak kekurangan dan perlu direvisi.

BERITA REKOMENDASI