Warga dan Direksi PT Harmak Tandatangani Kesepakatan Damai

Editor: KRjogja/Gus

WATES (KRJogja.com) – Perwakilan Pedukuhan Blubuk, Gegunung dan Pereng Desa Sendangsari Kecamatan Pengasih serta Direksi PT Harmak Indonesia menandatangani surat kesepakatan, sebagai wujud damai atas konflik antara perusahaan penambangan batu andesit di Pedukuhan Clapar III Desa Hargowilis Kecamatan Kokap dengan masyarakat yang mempersoalkan kerusakan ruas jalan menuju lokasi tambang. Penandatanganan dilakukan Dirut sekaligus owner

PT Harmak, Umar Said dan sejumlah perwakilan warga disaksikan Camat Pengasih Santoso SIP bersama unsur muspika setempat di salah satu rumah makan di Wates, Kamis (4/8) malam.

 

Seperti diketahui, polemik antara kedua belah pihak berakhir setelah melalui beberapa kali mediasi baik yang dilakukan Pemkab Kulonprogo maupun Pemerintah Kecamatan Pengasih. Tercatat ada 12 point kesepakatan yang mereka tandatangani bersama. Diantara isi kesepakatan, PT Harmak wajib memelihara jalan yang dilintasi sebagai akses pengangkut hasil tambang dalam kondisi layak, termasuk pemeliharaan gorong-gorong dan jembatan.

Selain itu pihak perusahaan juga harus memasang rambu tambahan sekaligus menempatkan petugas di lokasi rawan kecelakaan. Termasuk memperhatikan tonase, kecepatan dan iring-iringan kendaraan. Waktu operasional penambangan mulai pukul 07.00 – 17.00 WIB. Penambangan hanya boleh dilakukan selama hari kerja sedangkan Minggu dan libur nasional harus libur.

Manajemen PT Harmak juga wajib memberikan dana 'corporate social responsibility' (CSR) kepada tiga pedukuhan sebanyak Rp 7.000/ ritase. Perusahaan juga menanggung kewajiban membangun jalan cor mulai Agustus hingga Desember 2016 sepanjang 600 meter dengan ketebalan 15 cm dan lebar empat meter.

“Dengan ditandatangani kesepakatan mudah-mudahan bermanfaat bagi perusahaan dan warga,” kata Umar Said.

Camat Santoso merasa lega dengan ditandatanganinya kesepakatan. Selama Agustus pihak Kecamatan Pengasih telah memfasilitasi penyelesaian konflik tiga perusahaan pertambangan andesit dengan warga di Desa Sidomulyo. (Rul)

BERITA REKOMENDASI