Warga Geger Orok Bayi Mengambang di Pintu Air

Editor: KRjogja/Gus

KALIBAWANG (KRJogja.com) – Warga Pedukuhan Pantog Wetan, Desa Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, Rabu (30/11) siang geger lantaran menemukan mayat orok bayi mengambang tersangkut tumpukan sampah di pintu air. Kuat dugaan bayi malang tersebut sengaja dibuang sesaat setelah dilahirkan.

Kapolsek Kalibawang Kompol Joko Sumarah mengatakan, orok bayi pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas di tepi pintu air. Saat itu juga peristiwa tersebut dilaporkan kepada warga sekitar lokasi kejadian dan diteruskan ke petugas Polsek Kalibawang. Polisi yang datang langsung olah Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) kemudian dilanjutkan pemeriksaan dan visum bersama tim medis Puskesmas Kalibawang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, diketahui bayi tersebut berjenis kelamin perempuan yang diperkirakan sudah sekitar tiga hari meninggal dunia. “Tali pusarnya masih terikat dan orok ini sulit dikenali,” jelas dr Nita.

Kapolsek mengungkapkan saat ditemukan orok bayi tersangkut di sampah di pintu air. Untuk mengungkap kasus tersebut pihaknya masih melakukan penyelidikan. Petugas reskrim dan intel langsung terjun ke lapangan guna menggali informasi terkait adanya pembuangan bayi. Jika melihat lokasinya kemungkinan orok tersebut dibuang di aliran Sungai Progo. Karena banjir maka bayi itu terbawa sampah kemudian mengambang. “Kami masih melakukan penyelidikan,” kata Joko Sumarah menambahkan orok bayi telah dibawa ke RS St Yusuf Boro untuk dibersihkan. (Rul)

 

BERITA REKOMENDASI