Warga Tuntut Jalan Mlangsen-Palihan Diperbaiki, Ini Pemicunya

TEMON, KRJOGJA.com – PT Angkasa Pura (AP) I dan perusahaan mitranya, PT Pembangunan Perumahan (PP) selaku pelaksana pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) diminta untuk segera melakukan perbaikan jalan yang mengalami kerusakan sekaligus bertanggungjawab atas gangguan kesehatan yang ditimbulkan dari mobilitas armada pengangkut material di wilayah mereka.

Puluhan warga Desa Palihan yang audiensi diterima Sekretaris Proyek Pembangunan NYIA PT AP I, Didik Catur Prasetya. Sebelumnya warga sempat menutup ruas Jalan Mlangsen – Palihan karena rusak parah. Jalan tersebut merupakan jalur alternatif penghubung jalan nasional – Jalur Jalan Lintas Selatan Selatan (JJLSS).

"Pascapenutupan Jalan Daendels (JJLSS-Red) masuk area NYIA, kendaraan dialihkan ke Jalan Mlangsen – Palihan. Karena kapasitas jalan tidak sesuai tonase kendaraan yang melintas maka rusak parah," kata Aras (43), warga Mlangsen Desa Palihan, Temon, usai audiensi di Kantor PT AP I, Temon, Selasa (11/12). 

Aras menambahkan warga terpaksa menutup jalan karena kondisinya sudah parah, beberapa kali truk terbalik karena terperosok lubang. Saluran drainase di sekitar pemukiman warga juga rusak. "Kami minta audiensi agar PT AP I dan PT PP ikut memperhatikan kondisi di lapangan," jelasnya.

Warga setempat, Beko Warsito mengatakan, PT PP telah menyanggupi pembersihan
dan perbaikan jalan yang rusak. Termasuk membersihkan ruas jalan yang dilalui truk pengangkut tanah urug mulai sisi timur pagar NYIA sampai perbatasan DIY-Jateng. "Pemadatan jalan yang saat ini ditutup warga karena rusak katanya akan segera dimulai," ungkap Beko.

Tentang kompensasi sebenarnya warga menuntut kebersihan dan kesehatan sesuaikajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang selama ini dinilai tidak pernah diperhatikan. (Rul)

BERITA REKOMENDASI