Wujudkan Kemandirian Pangan, ‘Gempar’ Dicanangkan

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Bupati Kulonprogo Drs Sutedjo menegaskan, secara global pertumbuhan persediaan pangan dibanding dengan konsumsi tidak seimbang, ditambah pandemi Covid-19 memaksa untuk tetap menjaga daya tahan tubuh dengan pangan yang bergizi. Selain fokus pada lahan pertanian masyarakat juga hendaknya memaksimalkan lahan pekarangan.

“Ekstensifikasi (perluasan areal pertanian-Red.) dan intensifikasi dari lahan persawahan untuk target peningkatan masih bisa kita lakukan, tetapi perhitungan juga membutuhkan cost yang harus ditingkatkan pula sehingga menurut hitungan ekonomi, titik optimal itu sudah terdekati. Kita memberi perhatian pada lahan pekarangan, karena hingga saat ini belum terlalu dioptimalkan pengelolaan dan pendayagunaannya, sehingga ini menjadi potensi,” katanya menanggapi Gerakan Menanam Panggan di Pekarangan (Gempar) di lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekarsari di Kelurahan Kebonharjo, Kapanewon Samigaluh, Minggu (26/7).

Dijelaskan, Gempar merupakan upaya mewujudkan kemandirian pangan di kabupaten ini yang ditadai dengan penanaman bibit pohon pisang dan menebar benih ikan oleh Bupati Sutedjo. Hadir Wakil Bupati (Wabup) setempat Fajar Gegana, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Arofah Noor Indriani dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Ir Aris Nugroho MA.

BERITA REKOMENDASI