LDII Yogyakarta Dukung Gerakan Berkebangsaan Indonesia Melalui Media Digital

Editor: Ary B Prass

Sementara Pak Kelik, sapaan akrab Kadiskominfosan Kota Yogyakarta, menjelaskan betapa borosnya penduduk Kota Yogyakarta dalam berinternet. Bahkan hampir mengalahkan kebutuhan pangan.

“Muncul istilah ‘Generasi Rebahan’ yang betah berjam-jam mengakses internet melalui HP di dalam kamar,” ungkapnya.

Sementara itu, Rosa yang juga praktisi, dosen, sekaligus MC di Televisi Republik Indonesia (TVRI) mengajarkan tips berkonten yang sederhana namun tepat sasaran untuk menciptakan konten yang memiliki etika dan tidak merugikan orang lain.

Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Yogyakarta Wahyu Susanto memperkenalkan pentingnya FPK Kota Yogyakarta yang dibentuk seirama dengan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

“FPK dibentuk oleh Kemendagri di setiap level pemerintahan, termasuk di Yogyakarta untuk mewujudkan kebhinekaan dengan ragam etnis, suku, bahasa dan budaya yang dibawa oleh pelajar se-Indonesia di Yogyakarta,” jelasnya.

Mengakhiri FGD, Kepala Bakesbangpol Kota Yogyakarta Budi Santosa menyampaikan bahwa materi-materi yang disampaikan oleh para narasumber FGD merupakan masukan yang bagus. Hal ini menjadi masukan mengenai bagaimana bersikap untuk menghadapi perubahan-perubahan di masa sekarang. (Dev)

 

BERITA REKOMENDASI