Libur Lebaran, Ini Tarif Parkir Kawasan Premium Yogyakarta Menurut Perda

YOGYA, KRJOGJA.com – Puluhan ribu kendaraan diprediksi memasuki wilayah Kota Yogyakarta di masa libur Lebaran terutama ke Malioboro. Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah adanya tarif parkir nuthuk yang selama ini menjadi narasi buruk di mata wisatawan.

Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta meminta pihak terkait agar menindak tegas terhadap oknum juru parkir, pedagang kaki lima khususnya disektor kuliner maupun pelaku usaha lainnya yang terbukti melakukan aksi ‘nuthuk’ ini. Karena dengan ‘nuthuk’ tarif parkir, misalnya, jelas mencoreng citra Yogyakarta sebagai tujuan wisata.

“Jangan sampai perilaku menaikkan tarif parkir yang kerap terjadi, menjadi semacam penyakit tahunan saat momen libur panjang di Kota Yogyakarta terus terjadi dan menambah daftar panjang aksi ‘nuthuk’ di Yogyakarta. Vonis denda yang dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Yogyakarta sudah terbilang sudah cukup tinggi yakni Rp. 2 juta dalam kasus tarif parkir Rp. 350 ribu untuk bus seharusnya memberikan efek jera bagi juru parkir lainnya,” ungkap Anggota Forpi Kota Yogyakarta, Baharuddin Kamba, Rabu (27/4/2022).

Hampir setiap tahun khususnya pada momen libur panjang seperti Lebaran, Forpi Kota Yogyakarta menerima aduan terkait tarif parkir yang tidak sesuai dengan aturan yang ada.

Jika diperlukan papan informasi tarif parkir termasuk kawasan tarif parkir progresif serta kanal-kanal pengaduan terkait tarif parkir supaya dipasang di kawasan-kawasan pariwisata.

Momentun libur panjang seperti Lebaran tahun 2022 ini diprediksi akan ramai dikunjungi para wisatawan di Yogyakarta. Situasi ini pun seharusnya tidak dijadikan aji mumpung dengan menaikkan tarif di luar aturan yang ada alias ‘nuthuk’.

“Forpi Kota Yogyakarta juga membuka layanan aduan apabila warga menemukan oknum juru parkir yang melakukan aksi ‘nuthuk’ tentunya dengan disertai bukti pendukung misalnya karcis. Aduan layanan dapat disampaikan ke 0813 6066 1597, 0813 9313 2707, atau 0895 3839 20147. Aduan dari masyarakat akan Forpi Kota Yogyakarta sampaikan ke OPD terkait,” tegas Kamba.

Lebih rinci tarif parkir diatur dalam Perda Nomor 1 Tahun 2020 tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum dan Perda Nomor 2 Tahun 2020 Retribusi Tempat Khusus Parkir. Ada tiga pembagian kawasan tarif parkir yakni kawasan I, kawasan II dan kawasan III.

Kawasan I merupakan kawasan untuk melayani dan menunjang kegiatan wisata dan kegiatan perdagangan dengan intensitas ekonomi tinggi. Kawasan I meliputi jalan Urip Sumoharjo, Prof Yohannes, sirip-sirip jalan Malioboro dan jalan Margo Utomo atau jalan P. Mangkubumi.

Sementara untuk tempat khusus parkir yang masuk dalam kategori kawasan satu atau premium dalam seluruh Tempat Khusus Parkir yang dikelola oleh Pemerintah Kota Yogyakarta seperti Parkir Abu Bakar Ali.

Berikut tarif parkir dikawasan I Kota Yogyakarta :

– Mobil Rp 5 ribu untuk 2 jam pertama dan Rp 2.500 untuk per jam selanjutnya.
– Sepeda Motor Rp 2 ribu pada 2 jam pertama dan Rp 1.500 untuk jam berikutnya.
– Sepeda Rp 1.000 untuk 2 jam pertama dan Rp 0 jam selanjutnya.
– Bus Besar Rp 30 ribu untuk 2 jam pertama dan Rp 10 ribu pada selanjutnya.
– Bus Sedang Rp 20 ribu untuk 2 jam pertama dan Rp 5 ribu untuk jam berikutnya.
(Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI