Libur Panjang di Yogya, 310 Personel Amankan Prokes

YOGYA, KRJOGJA.com – Sebanyak 310 personel gabungan tingkat Kota Yogya disiagakan untuk mengamankan protokol kesehatan (prokes) selama libur panjang. Sementara itu, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Yogya bersifat ‘on call’ meski menjalani cuti libur nasional Maulud Nabi. Perlindungan warga kota dan pengunjung menjadi fokus utama.

Walikota Yogya Haryadi Suyuti, menjelaskan meski jajaran pegawainya menjalani libur panjang hingga akhir pekan namun kondisi di wilayah DIY masih berstatus tanggap darurat penanganan Covid-19. “Tugas kita adalah menjaga keamanan warga kota serta melayani mereka yang datang. Sehingga mereka yang berkunjung merasa nyaman dan yang dikunjungi pun merasa aman,” tandasnya usai menggelar apel siapa pengamanan umum dan penerapan prokes menghadapi libur panjang, Selasa (28/10/2020).

Oleh karena itu sejumlah layanan juga harus tetap berjalan seperti biasa. Terutama layanan kedaruratan serta kesehatan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Pemkot Yogya pun tidak memberikan imbauan khusus kepada ASN dalam menghadapi libur panjang akhir bulan. Selain harus bersifat ‘on call’ atau dapat ditugaskan sewaktu-waktu, juga wajib menjaga kesehatan masing-masing.

Haryadi menekankan, libur panjang kali ini bukan berarti juga libur atau lalai dalam menerapkan prokes maupun melindungi masyarakat. Namun demikian pengawasan dalam penerapan prokes juga bukan mengedepankan sanksi melainkan upaya persuasif agar masyarakat semakin sadar dengan kebiasaan baru.

“Jangan juga memanfaatkan kondisi ini dengan aji mumpung misal menaikkan harga atau jasa yang tidak wajar. Wisatawan yang mengalami harga tidak wajar, segera laporkan ke petugas,” tegasnya.

BERITA REKOMENDASI