Libur Sekolah, Vaksinasi Anak Ditunda Awal Tahun 2022

YOGYA, KRJOGJA.com – Rencana vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun pada akhir tahun terpaksa harus ditunda awal tahun depan. Hal ini lantaran pemerintah membatalkan penundaan liburan sekolah pada kalender akademik tahun ini.

“Akhirnya tetap libur, tidak jadi ditunda. Edaran dari kementerian untuk mengembalikan pada kalender akademik masing-masing daerah yang telah disusun. Jadi hari libur sekolah dan pembagian rapor tetap seperti semula,” jelas Wakil Walikota Yogya Heroe Poerwadi, Rabu (15/12/2021) malam.

Semula, ketika ada rencana penundaan libur sekolah pada akhir tahun, Pemkot menargetkan kegiatan vaksinasi anak. Hal ini karena vaksinasi tersebut akan digelar di masing-masing sekolah guna memudahkan akses sasaran vaksinasi. Apalagi Kota Yogya masih memiliki stok vaksin jenis Sinovac hingga 31.000 dosis.

Akan tetapi karena penundaan libur dibatalkan, otomatis pada akhir tahun masuk musim libur sesuai kalender pendidikan. Heroe mengaku, ketika siswa jenjang SD yang menjadi target vaksinasi memasuki libur maka tidak memungkinkan digelar vaksin di sekolah.

“Siswa masuk lagi pada 3 Januari 2022. Setelah itu mungkin baru bisa dilakukan vaksinasi anak. Kalau akhir tahun ini sudah tidak ada waktu karena liburan,” imbuhnya.

Kendati demikian, hal tersebut tidak menghalangi rencana vaksinasi anak. Pemkot justru memiliki waktu yang lebih panjang untuk melakukan persiapan sembari menunggu tambahan pasokan vaksin dari pusat. Justru saat ini bisa lebih fokus mengantisipasi mobilitas warga pada momentum natal dan tahun baru.

Oleh karena itu, di tengah libur panjang akhir tahun Heroe mengimbau agar masyarakat tetap beraktivitas di rumah. Jika terpaksa harus menjalankan kegiatan di luar rumah, diimbau tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan memastikan dalam kondisi sehat.

“Adanya varian baru Omricon harus diantisipasi betul. Meski belum ada indikasi masuk di Indonesia, namun di Inggris sudah mendominasi hingga ditemukan kasus kematian. Kondisi yang terjadi di luar itu harus jadi pelajaran kita,” imbaunya.

BERITA REKOMENDASI