Masih Ada Warga Berpikir Bayar, Kominfo DIY ‘Blusukan’ Sosialisasi TV Digital

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY terus bergerak untuk mensosialisasikan perpindahan TV analog ke TV digital. Namun, beberapa tantangan nyatanya masih dihadapi di lapangan, termasuk pandangan masyarakat yang khawatir harus membayar layanan.

Rakhmat Sutopo, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo DIY mengatakan, pihaknya saat ini terus melakukan sosialisasi melalui berbagai kanal media. Diskominfo DIY menurut dia, berusaha terus-menerus untuk mempersiapkan masyarakat untuk beralih dari analog ke digital.

“Kami gunakan beragam media, seperti sosialisasi tatap muka, melalui media sosial, podcast, videotron, majalan, koran, TV, radio dan berbagai kanal lain. Memang sampai saat ini, tantangan terbesar adalah memberi pemahaman kepada masyarakat tentang apa itu TV digital, karena masih banyak yang berasumsi TV digital adalah TV streaming berbayar,” ungkapnya pada KRjogja.com, Kamis (2/6/2022).

Diskominfo menurut Rakhmat menggandeng stakeholder terkait seperti Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DIY untuk melakukan sosialisasi. Selain itu, masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) juga terlibat aktif dalam sosialisasi.

“Salah satu yang kami andalkan adalah KIM. Jumlah KIM di DIY ini cukup banyak, hampir 100 kelompok. Materi yang kami sampaikan meliputi manfaat siaran digital jadwal Analog Switch Off (ASO) dan pengadaan set up box,” ungkapnya lagi. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI