Masih Banyak Pelanggaran Prokes di Malam Tahun Baru

YOGYA, KRJOGJA.com – Sejumlah strategi sudah disiapkan untuk mengurangi mobilitas masyarakat saat momentum tahun baru. Namun kerumunan massa saat detik-detik pergantian tahun tidak bisa dihindari, seperti yang terjadi di kawasan Malioboro, sekitar Tugu dan Titik Nol. Sementara untuk melakukan pembubaran massa dinilai tidak efektif.

“Terkait malam tahun baru, secara umum terkendali karena tidak ada pesta dan arak-arakan. Memang, ada pelanggaran seperti kerumunan di sejumlah titik dan menyalakan kembang api pada pukul 00 WIB. Tetapi jumlahnya tidak terlalu banyak,” kata Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad, Sabtu (1/1/2021) malam.

Menurutnya, pelanggaran protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penyebaran Covid-19 masih dominan pada malam tahun baru, khususnya berkaitan dengan jaga jarak dan kerumunan, serta sebagian kecil ada yang pelanggaran masker. Menyikapi kondisi tersebut, Satpol PP DIY tetap bertindak tegas dengan memberikan sanksi kepada pelaku pelanggaran.

“Semua itu dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam penegakan poin-poin yang sudah disepakati bersama. Terutama soal penegakan protokol kesehatan. Apalagi dengan adanya varian Omicron idealnya penegakkan Prokes perlu diperketat,” ungkap Novan.

BERITA REKOMENDASI