Masyarakat Mengeluh, Trotoar di Sarkem Jadi Tempat Parkir

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com – Beberapa hari terakhir, warga mengeluhkan berubahnya fungsi trotoar di Jalan Pasar Kembang (Sarkem) Yogyakarta menjadi tempat parkir motor. Padahal, sedianya lokasi tersebut menjadi ruang utama pejalan kaki juga wisatawan yang berada di kawasan wisata Malioboro.

Betapa tidak, trotoar berubah fungsi menjadi tempat parkir sepeda motor, becak motor juga gerobak PKL. Situasi ini masih tampak hingga Selasa (23/11/2021) saat Forpi Kota Yogyakarta melakukan pantauan langsung.

Baharuddin Kamba, Anggota Forpi Kota Yogyakarta mengatakan banyak ruang pejalan kaki yang digunakan untuk parkir. Padahal lokasi tersebut adalah jalan satu arah (timur ke barat) sudah sempit sehingga menyulitkan pejalan kaki untuk mengakses trotoar.

“Sejumlah warga yang melintasi jalan tersebut harus mengalah dengan turun ke jalan karena trotoar sudah dipenuhi kendaraan bermotor. Ini jelas dapat membahayakan para pejalan kaki selain merampas hak pejalan kaki sebagai pengguna trotoar. Memang kami tidak menemukan juru parkir di situ,” ungkapnya pada wartawan.

Di sisi lain, hanya trotoar yang dijadikan lokasi parkir kendaraan bermotor namun sisi jalan dengan garis biku pun kini tak lagi dihiraukan sebagai aturab larangan parkir. Forpi Kota Yogyakarta bahkan menemukan fakta pada hari tertentu yakni Sabtu malam dengan kondisi ramai pengunjung, terdapat sejumlah jukir dilokasi ini.

“Forpi Kota Yogyakarta berharap kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)  Pemerintah Kota Yogyakarta  melakukan tindakan tegas terhadap pelanggar ini. Dishub Kota Yogyakarta rutin melakukan razia terhadap kendaraan bermotor yang melanggar aturan dengan parkir tidak pada tempatnya. Jangan menunggu viral atau muncul keluhan masyarakat di media sosial baru ada tindakan,” sambungnya.

BERITA REKOMENDASI