Mendesak, Pengadaan Shelter Bagi Pasien OTG di Kota Yogya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kebutuhan shelter yang diperuntukkan bagi korban Covid-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG) dinilai cukup mendesak. Hal ini karena penambahan kasus baru selama sepekan kemarin relatif tinggi dan hampir semuanya merupakan OTG.

Anggota Komisi D DPRD Kota Yogya Muhammad Ali Fahmi, berharap gedung-gedung milik Pemkot yang tidak atau belum terpakai bisa menjadi alternatif dijadikan shelter. Dengan catatan harus dilengkapi fasilitas memadai. “Dalam peraturan Menteri Kesehatan, bagi yang OTG harus menjalani isolasi mandiri di rumah. Padahal ada sebagian pasien OTG yang di rumahnya terdapat balita dan lansia. Itu bisa menjadikan risiko penularan jika isolasi dilakukan di rumah. Makanya shelter sudah sangat mendesak,” desaknya, Minggu (13/9/2020) malam.

Diakuinya, untuk membangun penampungan baru sudah tidak memungkinkan. Begitu pula meminjam gedung milik pusat yang saat ini sudah kembali difungsikan sesuai peruntukan. Pemilik hotel yang sebelumnya mempersilakan, kini pun fokus melayani tamu yang menginap.

Kendati demikian, Pemkot harus merumuskan berbagai alternatif untuk mempercepat pemenuhan shelter. Sembari shelter disiapkan, pasien OTG yang menjalani isolasi mandiri juga perlu diperhatikan semua kebutuhannya agar lebih optimal selama di rumah.

“Keberadaan shelter bisa mempercepat pengendalian penularan Covid-19. Perlu juga disiapkan rumah sakit lapangan jika nantinya tidak dapat tertampung di shelter,” tandasnya.

BERITA REKOMENDASI