Menjamin Akuntabilitas, Pemkot Siapkan Aturan Pemeriksaan GeNose

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemkot Yogya dalam waktu dekat akan menerbitkan aturan baru terkait pemeriksaan cepat untuk antisipasi Covid-19. Salah satunya yang menggunakan GeNose guna menjamin akuntabilitas konsumen.
Walikota Yogya Haryadi Suyuti mengatakan layanan pemeriksaan Covid-19 harus akuntabel dan memberikan hasil pemeriksaan yang valid.

“Identitas kesehatan yang menyatakan negatif Covid-19 sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Sehingga harus benar-benar akuntabel,” katanya beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu pihaknya mewacanakan jika pemeriksaan Covid-19 menggunakan GeNose menunjukkan hasil positif namun setelah ditindaklanjuti dengan jenis pemeriksaan lain menunjukkan hasil negatif maka pelanggan berhak memperoleh pengembalian biaya pemeriksaan GeNose.

“Tujuannya bukan meminta uangnya kembali karena hasil tidak valid, tetapi masyarakat tidak boleh dibebani biaya atas hasil pemeriksaan yang tidak valid,” tandasnya.

Selain itu Haryadi mengemukakan, nantinya dalam pemeriksaan menggunakan GeNose perlu disertakan syarat pelayanan yang lebih tegas. Salah satunya berupa surat pernyataan warga yang melakukan pemeriksaan telah memenuhi syarat tidak makan dan minum selama satu jam sebelum pemeriksaan, tidak merokok, tidak memakai parfum berlebihan, dan mematuhi aturan lainnya. Hal ini agar calon konsumen mengetahui persyaratan secara baku sehingga mampu berlaku tertib dan bertanggung jawab.

Haryadi berharap wacana tersebut bisa segera direalisasikan dengan penerbitan aturan pendukungnya. Sebelumnya, dirinya telah meminta seluruh institusi yang menyelenggarakan pemeriksaan Covid-19 agar menyediakan tempat isolasi sementara bagi warga yang hasilnya terindikasi positif. “Tujuannya supaya warga tidak merasa kebingungan dan tidak melakukan mobilitas yang dikhawatirkan justru berisiko menularkan ke orang lain,” tandas Haryadi.

Saat ini, wilayah Kota Yogya dipastikan tanpa zona merah atau zona risiko tinggi penularan Covid-19 berdasarkan PPKM mikro. Meski demikian, masyarakat diharapkan mampu bahu membahu menjaga agar penularan kasus tidak semakin meluas. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI