Miliki 41 DPC, Peradi Pergerakan Tolak Single Bar

YOGYA, KRJOGJA.com – Peradi Pergerakan menolak wacana single bar untuk organisasi advokat agar satu wadah. Banyaknya organisasi advokat tidak masalah, justru yang perlu diperjuangkan adalah terbentuknya Dewan Kehormatan Nasional di Indonesia.

“Polemik single atau multibar sudab kuno tidak perlu dibahas, advokat di Indonesia sudah punya 1 Kode Etik. Banyak Organisasi profesi tidak masalah nantinya Dewan Kehormatan Nasional berlaku untuk seluruh organisasi advokat yang ada,” ucap Sekjend DPP Persaudaraan Penasihat Hukum Indonesia, Peradi Pergerakan M Syafei SH MSi kepada KRJOGJA.com, Rabu (24/11/2021) malam di Prime Plaza Hotel Jogjakarta.

Di sela Pembekalan dan Pelatihan Advokat Angkatan ke-II Tahun 2021, Syafei menyebutkan Peradi Pergerakan yang baru berdiri setahun ini sudah memiliki 41 DPC dari Aceh hingga Bali. “Tekad Peradi Pergerakan untuk membentuk advokat profesional berlandaskan iman dan takwa,” tegasnya.

Senada Dewan Penasehat DPP Peradi Pergerakan Kamal Firdaus SH dalam sambutan pada 13 advokat baru menegaskan konsep single bar untuk organisasi advokat bertentangan dengan konstitusi dan konvensi pengacara. “Konsep hanya 1 wadah ini diterapkan di RRT, Kuba, Korea Utara cenderung otoriter,” tegasnya.

Acara berlangsung tertib dan lancar, juga dihadiri jajaran pengurus DPP Peradi Pergerakan diantaranya Wasekjend M Sarbini SH, Bendahara Umum, Nurmala SH SKom, Wabendum Yulia Hapsari SH serta Ketua DPC yaitu Fahrur Rozi SH (Yogya), Awang Guntoro SH (Gunungkidul), Dadang Danie P SH MH (Kulonprogo), Hani Kuswanto SH MH (Bantul), Heri Eko Prihartono SH (Salatiga), dan lainnya. (Vin)

 

BERITA REKOMENDASI