Mobil Ditarik Bank Hingga Gudeg Tak Terbeli, Warga DIY Mengadu ke Dewan Terkait PPKM

YOGYA, KRJOGJA.com – Belasan warga dari berbagai latarbelakang pekerjaan mendatangi DPRD DIY, Kamis (12/8/2021) siang. Mereka menyatakan penolakan perpanjangan PPKM level 4 yang diberlakukan sementara hingga 16 Agustus 2021.

Warga yang hadir berasal dari berbagai latarbelakang, ada petugas parkir di Malioboro, buruh, supir pariwisata, pegiat usaha kuliner, mahasiswa, relawan hingga pekerja katering. Mereka menyampaikan kesulitan yang dihadapi akibat pandemi yang diikuti penerapan kebijakan PPKM.

Supriyanto, salah satu warga perwakilan parkir Malioboro, mengungkap bahwa saat ini aturan yang diterapkan pemerintah begitu memberatkan masyarakat kecil. Masyarakat menurut dia menjadi kesulitan bekerja yang berdampak pada penghasilan untuk hidup sehari-hari.

“Aturan-aturan ini seperti membunuh perlahan. Dulu PSBB sekarang namanya PPKM. Nuwun sewu kami bisa mati, boten Covid tapi mati kaliren. Kami susah untuk kerja, bagaimana harus menghidupi anak istri. Kami mau dapat penghasilan dari mana lagi. Kalau bisa kami minta diperhatikan lebih baik, kalau diperpanjang ya kami klipuk,” ungkapnya.

BERITA REKOMENDASI