Muhammadiyah Minta Tarik Draft RUU Cipta Kerja

YOGYA, KRJOGJA.com – Muhammadiyah mengharapkan penuh pengertian dari pemerintah untuk menarik keseluruhan draf RUU Cipta Kerja. Bahkan Muhammadiyah menyatakan menolak dengan tegas keseluruhan substansi RUU Cipta Kerja, RUU Minerba yang telah menjadi UU, Perpu No 1 Tahun 2020, dan Perpres Pelibatan TNI.

Hal tersebut diungkap Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah Dr Trisno Rahardjo dalam videoconference di PP Muhammadiyah Jl Cik Ditiro, Rabu (20/5/2020). Hadir Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas dan Sekretaris Majelis Hukum dan HAM Rahmat Muhajir Nugroho.

“Sikap Muhammadiyah ini didasari pemahaman karena aturan-aturan tersebut karena bertentangan dengan jiwa dan nilai-nilai dasar Moralitas Konsitusi Negara Republik Indonesia,” tandas Trisno Rahardjo.

BERITA REKOMENDASI