Nguri-Uri Budaya, Warga Mangkukusuman Gelar Fetival Apeman

YOGYA, KRJOGJA.com – Menyambut bulan suci Ramadan, warga Mangkukusuman menggelar festival apeman yang dikemas dalam bentuk perlombaan, diikuti 9 Rukun Tetangga (RT), Minggu (4/4/2021) di Gedung Pertemuan Mangkukusuman, Baciro, Yogyakarta.

Menariknya, kegiatan dibiayai secara swadaya oleh warga dengan dukungan dari donatur baik warga maupun non-warga serta fundraising dengan berjualan merchandise berupa topi dan kaos yang digagas oleh Kanoman Mangkukusuman Manunggal.

“Ide dari pemuda yang punya kas. Lalu pake uang kas kurang jadi kami nyebar proposal dan nyari donatur. Jual merchandise, 100 persen keuntungan untuk kegiatan pemuda ini,” ujar ketua panitia festival apeman, Ris Winarso.

Ris menjelaskan setiap RT wajib mengirimkan 3 perwakilan yang kemudian mendapatkan subsidi bahan pembuatan apem senilai Rp 150 ribu dari panitia untuk membuat apem tradisonal. Setiap grup akan membuat 3 porsi apem untuk dinilaikan ke dewan juri kemudian apem akan dibagi-bagikan ke warga Mangkukusuman pada akhir acara.

“Bentuk prosesinya berupa mengirabkan sajian apem yang disiapkan untuk warga tiap RT,” imbuhnya.

BERITA REKOMENDASI