Nguri-Uri Budaya, Warga Mangkukusuman Gelar Fetival Apeman

Apem berasal dari kata afuwwun yang berarti ampunan, adapun ketan dimaknai dengan ngraketake (merekatkan) ikatan, sedangkan kolak berasal dari kata Khalaqa/khaliq yang berarti Sang Pencipta.

Maka dari itu ketan, kolak, dan apem selalu berdampingan dalam sajian tradisi kenduri atau slametan yang biasa dilaksanakan oleh masyarakat Jawa tradisional sebagai simbol memohon ampun kepada sang pencipta agar senantiasa dikuatkan ikatan baik dengan-Nya atau sesama umat manusia. Itulah sebabnya sajian tersebut juga dibagi-bagikan ke masyarakat sekitar.(M-1)

BERITA REKOMENDASI