Ogah Terus Impor, DIY Siapkan Lahan 5.000 Hektare Bagi Kedelai Lokal

Syam menjelaskan tidak hanya kesulitan mencari petani yang mau menanam kedelai lokal, alasan lainnya adalah selisih harga atau disparitas dengan kedelai impor cukup tinggi. Bahkan pemerintah pusat tidak ada pembatasan kuota impor kedelai sehingga ketergantungannya sangat tinggi.

“Posisi harga antara kedelai lokal dan kedelai impor tidak begitu jauh seiring kenaikan harga kedelai dunia. Artinya kedelai lokal bisa bersaing dengan impor maka bisa momentum bagus, dan petani tertarik untuk menanam,” imbuhnya.

Pihaknya siap mengembangkan 5000 hektare yang akan mendapatkan bantuan dari APBN tahun ini. Baru tiga kabupaten yaitu Gunungkidul, Bantul dan Kulonprogo yang bersedia untuk menanam kedelai lokal tersebut setelah diusulkan di tahun sebelumnya, sedangkan Sleman tidak mengusulkan. Gunungkidul sebenarnya sudah menanam kedelai lokal tetapi hanya sebagai sisipan sebelum padi panen.

BERITA REKOMENDASI