Okupansi Merangkat Naik, PHRI DIY Mengaku Masih Belum Membaik

YOGYA, KRJOGJA.com – Kondisi bisnis perhotelan baik bintang maupun non bintang di DIY masih belum kunjung membaik memasuki awal Oktober 2021. Tingkat hunian atau okupansi perhotelan DIY secara umum bisa dikatakan memang mengalami kenaikan di kisaran 20 persen dari total 70 persen kamar yang dioperasionalkan saat ini. Sayangnya capaian tersebut tidak sebanding dengan tingginya beban operasional yang harus ditanggung, sehingga pelaku bisnis perhotelan DIY masih terpuruk dan membutuhkan keberpihakan pemerintah.

Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranowo Eryono menegaskan kondisi okupansi perhotelan di DIY belum kunjung membaik meskipun telah terjadi peningkatan okupansi beberapa waktu akhir-akhir ini. Rerata capaian tingkat hunian hotel baik bintang maupun non bintang di DIY jika diakumulasi hanya di kisaran 35 hingga 40 persen alias tidak mengalami kenaikan signifikan.

“Kondisi ini tetap kita syukuri, tetapi PHRI DIY belum baik-baik saja. Sebab beban operasional kita masih tinggi seperti biaya listrik, PBB dan sebagainya. Okupansi memang sudah mulai bergerak tetapi belum merata apalagi hanya tinggi di akhir pekan, ditambah belum bisa menutupi beban operasional yang tanggungannya sangat besar sekali supaya bisa bangkit,” tandasnya kepada KRJOGJA.com di Yogyakarta, Rabu (6/10/2021).

BERITA REKOMENDASI