Okupansi Perhotelan dan Restoran DIY Masih Terpuruk

YOGYA, KRJOGJA.com – Kondisi Industri perhotelan baik bintang maupun non bintang serta restoran di DIY masih belum kunjung membaik dan masih memprihatinkan meskipun sedikit mulai ada kelonggaran dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal tersebut terlihat dari tingkat hunian atau okupansi hotel baik bintang dan non bintang di DIY yang mengalami tekanan hanya di kisaran 0 sampai dengan 10 persen pada Agustus 2021 ini.

Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranowo Eryono mengatakan meskipun mulai ada pelonggaran kebijakan PPKM seperti ujicoba pembukaan mal atau pusat perbelanjaan di DIY, tetapi nasib okupansi perhotelan dan restoran tidak serta merta mengalami peningkatan. Capaian tingkat hunian hotel di DIY hanya di kisaran 0 hingga 10 persen alias tidak jauh berbeda dengan awal PPKM diberlakukan pada Juli 2021 lalu.

“Uji coba pembukaan mal belum berdampak pada okupansi hotel dan restoran di DIY. Angkanya masih di kisaran 0 sampai 10 persen sekarang ini. Namun setidaknya tingkat hunian hotel terutama yang bintang diharapkan bisa mencapai 20 persen pada akhir pekan,” ujarnya di Yogyakarta, Minggu (29/8/2021).

BERITA REKOMENDASI