Optimalkan Usia TPST Piyungan, Kartamantul Diminta Kurangi Sampah

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemda DIY meminta Pemkot Yogyakarta, Pemkab Sleman dan Pemkab Bantul (Kartamantul) melakukan limitasi atau pengurangan 20-25 persen pembuangan sampahnya di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan. Upaya mereduksi sampah ini sesuai Peraturan Daerah (Perda) DIY No 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga sembari menunggu terwujudnya skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) TPST Piyungan, setidaknya dua hingga tiga tahun ke depan.

Asekda Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY Tri Saktiyana menyampaikan, optimalisasi usia TPST Piyungan masih menggunakan sistem yang paling sederhana berupa ‘sanitary landfill’ sementara ini. Sistem ini hampir tanpa pengolahan, hanya ditumpuk atau ditimbun dengan dipadatkan berlapis-lapis.

“Kita masih pakai ‘sanitary landfill’ di TPST Piyungan, jadi sampahnya tidak berkurang, tetapi tambah banyak hingga sudah menjadi bukit. Kita sudah tidak bisa menggunakan sistem itu lagi mengingat akan membutuhkan lahan yang cukup banyak, sehingga harus menggunakan teknologi yang bisa mengurangi sampah,” tuturnya kepada KRJOGJA.com, Minggu (20/6/2021) malam.

BERITA REKOMENDASI