Pakar UGM Sebut Belum Ada Urgensi Booster Vaksin

SLEMAN, KRJOGJA.com – Beberapa waktu terakhir ramai dibahas pemberian vaksin booster atau dosis ketiga bagi masyarakat umum. Padahal di sisi lain, jumlah warga yang divaksin dosis pertama maupun kedua baru sebatas 18 persen saja.

Pakar virologi FKKMK UGM, dr Mohamad Saifudin Hakim, mengatakan dalam situasi saat ini, Indonesia belum perlu memberikan vaksin booster bagi masyarakat umum. Namun, menurut dia, vaksin dosis ketiga bisa diberikan secara terbatas kepada tenaga kesehatan (nakes).

“Kalau untuk masyarakat umum, belum ada urgensi untuk pemberian vaksin dosis ketiga. Berbeda dengan nakes yang memang diperlukan vaksin booster karena dari sisi jumlah yang sedikit dan mereka adalah pejuang yang berada di garda depan penanganan Covid-19 sehingga berisiko besar terpapar Covid-19 ,” ungkapnya, Jumat (3/9/2021).

BERITA REKOMENDASI