Panglima Gepako: Pertahankan Tap MPRS XXV Tahun 1966

YOGYA, KRJOGJA.com – Peristiwa kelam pengkhianatan G 30 S PKI tahun 1965 yang ingin mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi Komunis, tidak boleh dilupakan oleh bangsa Indonesia. Sebab, upaya untuk mengganti ideologi Pancasila terus dilakukan oleh mereka yang berpaham ideologi komunis, dengan berbagai cara.

Oleh karena itu, Panglima Gerakan Anti Komunis (Gepako) Drs HM Gandung Pardiman MM menyerukan agar Tap MPRS Nomor XXV/MPRS/1966, tetap dipertahankan. Tap MPRS tersebut berisi tentang pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI), pernyataan PKI sebagai organisasi terlarang di seluruh wilayah negara Indonesia dan larangan setiap kegiatan untuk menyebarkan atau mengembangkian faham atau ajaran komunis/marxisme-leninisme.

“Kita harus mempertahankan keberadaan Tap MPRS nomor 25 tahun 1966 tersebut dan jangan sampai dihapuskan. Kalau tidak ada Pak Harto, Indonesia sudah menjadi negara komunis. Oleh karena itu, kita patut hormat dan bangga pada beliau atas jasa-jasanya membebaskan NKRI dari komunis,” tegas Gandung Pardiman dalam keterangan pers yang diterima KRJOGJA.com, Kamis (30/9/2021).

BERITA REKOMENDASI