Panglima Gepako: Pertahankan Tap MPRS XXV Tahun 1966

Sebagai kader Golkar dan pancasilais sejati yang ingin mempertahankan ideologi Pancasila dan NKRI, maka Gangung Pardiman mendirikan Gerakan Pasukan anti Komunis (Gepako). Gepako merekrut generasi muda yang cinta Pancasila dan NKRI. “Gepako berdiri karena adanya upaya dari pihak-pihak yang berideologi Komunis yang ingin mengganti Pancasila dengan Komunis. Gepako hingga saat ini konsisten menjaga Pancasila dan akan terus menghadapi bahaya laten komunis,” ujarnya.

Gandung Pardiman yang juga anggota DPR RI menambahkan, Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober bisa dijadikan momentum pengingat agar ormas-ormas antikomunis untuk merapatkan barisan, bersatu menghadapi bahaya laten Komunis. Sebab disinyalir masih ada orang-orang yang memiliki paham ideologi komunis dan saat ini berada di dalam birokrasi pemerintahan melakukan berbagai cara untuk mengaburkan peristiwa pengkhianatan G 30 S PKI.

Gepako, imbuh Gandung, selalu bergerak cepat menangkal bangkitnya idoelogi Komunis. Misalnya saat marak prokontra Rancangan Undang-Undang tentang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), Gepako terusik dan merasa bahwa ada pihak–pihak yang ingin mengutak-atik Ideologi Pancasila, ingin memeras sila–sila Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila. Menyikapi hal tersebut, Gepako bersama elemen lainnya menyatakan sikapnya menolak secara tegas RUU HIP itu yang pada akhirnya dibatalkan.

“Gepako sebagai organisasi masyarakat siap mendukung dan membantu aparat TNI dan Polri menjaga Pancasila dan NKRI dari rong-rongan idoelogi komunis maupun ideologi lainnya yang bertentangan dengan ideologi Pancasila,” pungasknya. (Dev)

BERITA REKOMENDASI