Pelaku ‘Klithih’ Bakal Direhabilitasi di Pundong

Menurut Sultan, seandainya anak tersebut berasal dari keluarga kurang mampu. Anak tersebut akan ditampung dan diupayakan mendapatkan orangtua asuh yang akan membiayai kelanjutannya. Melalui cara pelibatan masyarakat ini Sultan berharap masyarakat lain ikut memiliki empati untuk membantu anak seperti ini dengan mendorong unsur sosial kemanusiaan. Seperti membantu kebutuhan sekolah, seragam anak tersebut. Sehingga di satu sisi anak nakal itu bisa berubah, namun di sisi lain ada rasa sosial dari masyarakat Yogya untuk membantu anak yang bermasalah ini.

Polda DIY akan memanggil orang tua pelaku dan korban “klitih” atau aksi kejahatan jalanan di Jalan Gedongkuning Yogyakarta pada Minggu (3/4/2022) dini hari yang merenggut satu korban jiwa.

“Kami akan memanggil orang tua dari korban dan pelaku untuk dimintai keterangan. Apakah setidaknya mereka mengetahui anak-anak keluar rumah atau kos pada waktu yang sudah sangat larut,” kata Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Ade Ary Syam Indriadi di sela pertemuan dengan Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti di Yogyakarta.

Selain orang tua, kepolisian akan memanggil guru atau kepala sekolah untuk dimintai keterangan.

Menurutnya, keterangan dari orang tua dan guru akan menjadi informasi penting bagi kepolisian untuk penanganan kasus kejahatan jalanan atau klithih agar tidak kembali terulang di masa yang akan datang. (Ioc/Ria/Ant)

BERITA REKOMENDASI