Pelanggaran Terus Terjadi, Sat Pol PP Kaji Percepatan Penerapan Denda

YOGYA, KRJOGJA.com – Sat Pol PP Kota Yogya kini tengah mengkaji untuk mempercepat proses sanksi berupa denda bagi pelanggar protokol kesehatan. Terutama masyarakat yang kedapatan tidak menggunakan masker di kawasan wajib masker.

Komandan Sat Pol PP Kota Yogya Agus Winarto, menyebut penegakan Perwal 51/2020 secara preventif yang dimulai sejak Sabtu (19/9/2020) lalu selalu menemukan jumlah pelanggar di atas 50 orang dalam semalam. Padahal patroli hanya dilakukan pada titik tertentu di kawasan Tugu, Malioboro hingga Kraton atau Gumaton.

“Sepanjang Gumaton merupakan kawasan wajib bermasker. Selama empat hari total yang melanggar masker di atas 300 orang,” katanya, Rabu (23/9/2020).

Tindakan preventif yang diberikan pada tahap awal sebatas peringatan dan sanksi sosial. Sementara penerapan denda sebesar Rp 100.000 bagi yang tidak bermasker rencananya baru akan diterapkan pada Oktober mendatang. Akan tetapi, seiring tingginya angka pelanggaran maka penerapan denda dimungkinkan lebih cepat.

BERITA REKOMENDASI