Pelepasan Hak Warga Terdampak Proyek Jokteng Lor Wetan Dituntaskan

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemda DIY melalui Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (PTR) atau Kundha Niti Mandala sarta Tata Sasana DIY telah menyelesaikan pelunasan pembayaran ganti untung dan pelepasan hak kepada warga terdampak yang masih tersisa proyek revitalisasi dan rekonstruksi bangunan Pojok Beteng (Jokteng) Lor Wetan atau Timur Laut Kraton Yogyakarta. Dinas PTR DIY merampungkan prosesi jemput bola pelepasan hak atas tanah dan bangunan Jokteng Lor Wetan Kraton Yogyakarta dengan pertimbangan kemanusiaan karena warga yang bersangkutan sudah lanjut usia (lansia).

Kepala Dinas PTR DIY Krido Suprayitno mengatakan pihaknya telah menyelesaikan proses pelepasan bagi satu warga terdampak yang baru bisa dilakukan saat ini. Karena pertimbangan kemanusian terhadap pemilik tanah yang lansia, pihaknya melakukan jemput bola.

“Kami jemput bola karena alasan kemanusian yang bersangjutan sudah lansia jadi sekarang sudah selesai prosesinya. serah terima bersama tim lengkap pengadaan tanah di depan pejabat kepala kantor Pertanahan Kota proses sudah sesuai prosedur,” tutur Krido di Jaya Motor Jalan Kol. Sugiyono, Keparakan, Mergangsan Yogyakarta, Kamis (27/2/2020).

Krido menegaskan dengan dilaksanakan proses pelepasan hak bagi satu warga yang tersisa ini maka seluruh pembayaran ganti untung sudah clear sesuai rencana. Proses selanjutnya adalah pengkondisian pengosongan sesuai berita acara kesepakatan dan kebersamaan pemilik lahan dalam rangka mempercepat land clearing rekonstruksi pembangunan Jokteng Lor Wetan Kraton Yogyakarta sebelum 2 Maret 2020.

“Melalui proses kebersamaan dan strategi personal aproach memperlancar proses sesuai prosedur dan sesuai rencana kegiatan. Yang melibatkan total partisipasi pemilik lahan dan bangunan masyarakat sekitar Jokteng Lor Wetan Kraton Yogyakarta dan tokoh masyarakat dan pemangku wilayah kelurahan kecamatan dan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta,” ungkap Krido.(Ira)

BERITA REKOMENDASI