Pemda DIY Diminta Serius Pikirkan Rakyat Usai 31 Juli

YOGYA, KRJOGJA.com – DIY memastikan memperpanjang masa tanggap darurat kebencanaan Covid-19 hingga 31 Juli mendatang. Keputusan tersebut menimbulkan pro kontra di masyarakat terutama karena alasan Pemda adalah ketidakdisiplinan masyarakat menaati protokol kesehatan dan kebutuhan dana penanganan Covid.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY, RB Dwi Wahyu mengatakan perpanjangan tanggap darurat dengan alasan yang dirasa tidak cukup kuat membuat masyarakat bertanya-tanya kelanjutan kehidupan kedepan. Padahal menurut Dwi, seluruh sektor kehidupan ikut merasakan konsekuensi keputusan perpanjangan tanggap darurat Pemda ini.

“Setelah (31) Juli ini mau ngapain kita, ini harus disampaikan dengan detail. Selama ini kan mendadak-mendadak terus rasanya. Aktivitas sekolah bagaimana, perekonomian bagaimana. SOP belum maksimal tersosialisasi pada masyarakat. Nyatane pit-pitan yo akeh nganti Ngarsa Dalem sampai marah kemarin,” ungkap Dwi ditemui di DPRD DIY, Senin (29/6/2020).

BERITA REKOMENDASI