Pemda DIY Salurkan Dana Hibah Rp 16,450 M Bagi 115 Koperasi

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRjogja.com – Pandemi Covid-19 telah menimbulkan persoalan serius di berbagai sektor kehidupan termasuk bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Untuk meringankan beban mereka ‎Pemda DIY melalui Dinas Koperasi dan UKM menyalurkan dana sebesar Rp 16,450 miliar kepada 115 Koperasi terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Dana hibah Pemda DIY sebesar total Rp16,450 miliar yang bersumber dari Dana Keistimewaan (Danais).

“Meskipun diperuntukan untuk para pelaku usaha termasuk PKL atau Pedagang Kaki Lima, namun tidak semua bisa mengakses bantuan tersebut. Karena bantuan hanya bisa diakses oleh mereka yang menjadi anggota koperasi.Untuk itu saya minta para PKL untuk bergabung dengan koperasi agar bisa mengakses dana hibah tersebut. Guna mewujudkan hal itu koperasi perlu memfasilitasi PKL dan pelaku usaha lain untuk bergabung agar bantuan yang diberikan merata. Kalau memang dia belum masuk koperasi tapi memang hariannya jualan di situ, di Malioboro misalnya, saya harap mereka bisa jadi anggota‎‎,”kata Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X saat menyerahkan bantuan secara simbolis di Lapangan Upacara, Kompleks Kepatihan, Rabu (4/8).

Menurut Sultan, dana hibah bantuan akan disalurkan kepada anggota yang membutuhkan. Sementara untuk bunga tergolong rendah, 3 persen per tahun. Untuk jangka waktu pinjaman selama 6 bulan setelah PPKM berakhir.‎ Selain bantuan untuk koperasi, dalam kesempatan itu disalurkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada 392 kalurahan. Dengan nominal masing-masing menerima antara Rp 50 juta hingga Rp 145 juta. Total bantuan untuk seluruh Kalurahan ini mencapai Rp 22,6 miliar.

Adapun sifat ‎dari bantuan tersebut untuk penanganan Covid-19 di daerahnya masing-masing. Mulai dari perwujudan sembako bagi warga yang Isoman, operasional Satgas Covid-19 tingkat kalurahan. Termasuk sebagai penunjang sarana prasarana, operasional shelter dan pemulasaran jenazah Covid-19.‎

Gubernur DIY mengaku prihatin dengan kondisi yang saat ini terjadi saat ini, terutama berkaitan dengan lonjakan kasus. Karena dampak dari adanya kondisi tersebut DIY harus menerapkan PPKM Level 4 sesuai dengan kebijakan pusat. Mengingat aturan tersebut harus dipatuhi dan tidak bisa dilanggar, dibutuhkan kerjasama untuk meningkatkan kondusifitas DIY menjadi hijau. Dengan begitu kondisi diharapkan bisa segera normal dan terkendali.

BERITA REKOMENDASI