Penerima Tak Ditemukan, Dana Kembali ke Kas Daerah

YOGYA, KRJOGJA.com – Hingga akhir Juli 2020 terdapat 525 penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) yang belum bisa dicairkan karena berbagai hal. Ratusan daftar penerima tersebut merupakan program BST yang diakomodir melalui APBD Kota Yogya.

Kepala Dinas Sosial Kota Yogya Agus Sudrajat, menjelaskan dari 525 penerima itu sebagian besar di antaranya karena sudah memperoleh intervensi melalui jaring pengaman sosial dari Kementerian Sosial. “Jadi memang tidak boleh dobel. Jika sudah masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH) atau program sembako dan BST dari pusat maupun ‘top up’ dari DIY maka tidak boleh lagi menerima BST dari kota,” jelasnya, Sabtu (8/8/2020).

Meski demikian, dari jumlah tersebut ada beberapa penerima yang berhak namun belum bisa menerima karena tidak berada di lokasi. Terutama sedang berada di daerah lain dan tidak bisa kembali ke Yogya lantaran adanya kebijakan pembatasan sosial. Bagi yang demikian, kesempatan pengambilan sudah diberikan hingga 8 Agustus 2020 di kantor pos setempat.

Nominal BST yang dialokasikan melalui APBD Kota Yogya juga sama dengan pusat yakni Rp 600.000 perbulan untuk masa tiga bulan. Akan tetapi jika pusat dikucurkan tiap bulan, sedangkan Pemkot Yogya sekaligus senilai Rp 1,8 juta. “Yang tidak bisa tersampaikan itu nanti akan kami kembalikan ke kas daerah,” tandas Agus.

BERITA REKOMENDASI