Pengembangan Masjid FT UGM, BRI Serahkan Bantuan Rp 1,3 M

Erizal menjelaskan, sebagian laba bersih BRI dikembalikan kepada masyarakat dalam wujud CSR. Jadi, selain bisnis BRI juga melakukan aktivitas sosial. Pemberian bantuan bukan hanya untuk pembangunan fisik, namun juga non fisik seperti, program pengentasan kemiskinan, maupun pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dalam kondisi sekarang, lebih banyak membantu UMKM yang terimbas pandemi Covid-19, sebab BRI merupakan bank pemerintah berkonsentrasi melayani sektor UMKM.

“Diharapkan bantuan ini bisa bermanfaat. Sehingga, ke depan hubungan kerja BRI-UGM semakin baik,” harap Erizal.

Sementara, Muhammad Waziz mengapresiasi tinggi kepada BRI. Diharapkan bantuan ini bisa menutup kekurangan biaya pengembangan atau renovasi Masjid FT UGM. Masjid yang dibangun 25 tahun lalu ini sudah tidak mampu lagi menampung jemaah sivitas akademika saat ini dan perlu direnovasi. Bila sudah selesai, bisa menampung lebih banyak jemaah.

“Selama ini, waktu salat duhur dan asar dilakukan bergelombang. Masalah muncul pada waktu salat Jumat, jemaah harus melebar di luar masjid. Repotnya bila hujan, jemaah di luar pasti kehujanan,” ungkapnya.

Muhammad Waziz menambahkan, masjid FT ini dikembangkan menjadi 3 lantai dengan kapasitas 3.000 jamaah. Lantai satu difungsikan sebagai serambi masjid dan dapat digunakan sebagai ‘co-working space’ bagi mahasiswa, serta pusat pengembangan karakter mahasiswa. Masjid juga dapat dijadikan sebagai tempat singgah bagi calon mahasiswa baru yang sedang mengikuti tes masuk UGM.(Ben)

UGM

BERITA REKOMENDASI