Pengukuhan dan Mukernas PKBTS, Prof Sri Edi Swasono: Jangan Lupakan Kaderisasi

Editor: Ary B Prass

Sedangkan Ki Dr drh Munawaroh MM, Ketua Umum PKBTS menjawab pertanyaan KRJogja.com menegaskan, menjelang 100 tahun, Tamansiswa tidak boleh bangkrut harus bangkit. “Tamansiswa tidak boleh bangkrut dengan kekuatan alumni harus bangkit.

Alumni itu menjadi dorongan jadi perguruan yang besar. Tamansiswa itu memiliki kekuatan besar seperti raksasa. Sekarang ini saatnya membangunkan raksasa yang sedang tidur,” katanya.

Diakui Munawaroh, Tamansiswa sempat vakum karena  kekurangan 3M (Man/manusia, Managemen dan Money). Dijelaskan, man atau manusia karena terlambat melakukan kaderisasi.

“Managemen Tamansiswa harus menjadi organisasi terbuka, modern dan memiliki money/uang yang besar. Tamansiswa harus berjuang bekerja keras untuk menghasilkan uang, membesarkan perguruan,” katanya.

Ditegaskan Munawaroh, menjelang 100 tahun atau 1 abad, berbagai lini organisasi Tamansiswa terus bergerak, misalnya menyiapkan orangtua asuh, menggalang donatur tetap serta akan menerbitkan 100 Tahun Tamansiswa bangkit. (Jay)

 

BERITA REKOMENDASI