Perebutan Kursi SMPN Sisakan Persaingan Nilai

YOGYA, KRJOGJA.com – Perebutan kursi SMP negeri di Kota Yogya selama dua hari terakhir, yakni Selasa (30/6/2020) dan Rabu (1/7/2020) besok tinggal menyisakan persaingan nilai. Hal ini lantaran seluruh kuota untuk sementara telah terpenuhi sehingga nilai terendah rentan tergeser.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogya Budi Santoso Asrori, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, kali ini merupakan puncak Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP negeri. Pasalnya, sedikitnya ada 60 persen kuota yang diperebutkan untuk jalur mutu, prestasi luar daerah, dan pemegang Kartu Menuju Sejahtera (KMS). “Zonasi mutu kuotanya menjadi sekitar 41 persen karena ada limpahan kursi dari zonasi mutasi dan disabilitas. Kemudian zonasi KMS 10 persen dan prestasi luar kota 10 persen. Makanya kali ini merupakan puncaknya,” urainya, Selasa (30/6/2020).

Meski kuotanya cukup besar, namun persaingan di zonasi mutu juga ketat. Pada hari terakhir pemilihan sekolah besok, persaingan nilai tidak bisa terhindarkan. Oleh karena itu, bagi calon siswa yang sementara masuk kuota di urutan terbawah, bisa terlempar jika ada pendaftar baru yang memiliki nilai lebih tinggi.

BERITA REKOMENDASI