Mendesak, Pergub Antisipasi ‘Klithih’ di Yogya

YOGYA, KRJOGJA.com – Peraturan Gubernur (Pergub) Ketahanan Keluarga untuk mengantisipasi kekerasan jalanan ‘klithih’ yang kembali marak terjadi di DIY tampaknya mendesak. Adanya kelompok kerja yang menjangkau penanganan klithih pun ditargetkan akan selesai pada pertengahan Februari 2020.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X mengatakan penanganan klithih sangat perlu dilakukan segera dengan pendekatan keluarga. Menurut Sultan, Pemda DIY akan tetap berfokus pada ketahanan keluarga yang dinilai menjadi pangkal pencegah aksi kekerasan jalanan remaja.

“Itu kan aspek pelanggaran hukum kewenangannya di polisi, kita hanya bagaimana membangun keluarga tangguh. Dalam arti bagaimana keluarga itu punya persoalan, ya kita harus bisa membangun dialog dalam keluarga itu, apa yang mungkin kita bisa bantu,” ungkap Sultan ditemui wartawan di Lapangan Kenari, Rabu (5/2/2020).

Menurut Sultan juga, penindakan hukum tegas saja tanpa pendekatan keluarga akan menjadi tak bermakna pada para pelaku yang didominasi remaja. “Kita bukan intervensi pada aspek keluarganya, tapi mungkin dia punya problem, mungkin bapak ibunya, sehingga tidak nyaman tinggal di rumah, atau mungkin hanya sekadar ikut-ikut temannya .Hal-hal seperti ini mungkin bisa, tapi kalau itu tidak pernah kita lakukan dialog, hanya tindakan hukum, tidak akan menyelesaikan,” tandas Sultan.

Sementara Ketua DPRD DIY Nuryadi mengatakan pihaknya sependapat adanya peraturan yang tepat untuk mengatasi permasalahan kekerasan jalanan. “Kami mendukung agar cepat lah Pergub ini. Semua harus ditangani dengan tepat dan cepat agar permasalahan ini segera selesai. Kami di dewan melalui Komisi A yang membahas detail masalah ini,” tandas Nuryadi. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI