Peringatan Hantaru, Upaya Koordinasi serta Penilaian Kinerja Penyelenggaraan Penataan Ruang

Editor: Ary B Prass

 

YOGYA, KRJOGJA.com – Bertepatan dengan peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) Nasional hari ini, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Daerah Istimewa Yogyakarta (DPTR DIY) menyampaikan upaya peningkatan pelayanan tata ruang dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi. Penataan ruang bertujuan untuk mewujudkan ruang yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan. Upaya perwujudannya dilakukan melalui penyelenggaraan penataan ruang yang meliputi pengaturan, pembinaan, pelaksanaan dan pengawasan penataan ruang.

Pemda DIY saat ini sedang membentuk Forum Penataan Ruang Daerah (FPRD) DIY untuk memperlancar pelaksanaan penataan ruang. Anggota FPRD DIY terdiri atas instansi vertikal bidang pertanahan, perangkat daerah, asosiasi profesi, asosiasi akademisi dan tokoh masyarakat. Pembentukan forum penataan ruang ini sesuai dengan amanah PP No 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang dan Permen ATR/BPN No 15 Tahun 2021 tentang Koordinasi Penyelenggaraan Penataan Ruang. FPRD DIY berfungsi memberikan masukan dan pertimbangan terhadap penyusunan rencana tata ruang (RTR) provinsi, Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) yang akan diterbitkan serta memfasilitasi jika terdapat sengketa penataan ruang yang terjadi akibat adanya tumpang tindih kebijakan antar tingkatan pemerintah.

“FPRD DIY harus sudah terbentuk paling lambat bulan April 2022 atau 12 (dua belas) bulan sejak Permen ATR/BPN No 15 Tahun 2021 ditetapkan pada bulan April 2021,” kata Kepala DPTR DIY Krido Suprayitno dalam acara Lokakarya Penyusunan FPRD DIY dengan Melibatkan Asosiasi Akademisi, Asosiasi Profesi dan Tokoh Masyarakat, Kamis (4/11/2021).

 

BERITA REKOMENDASI