Perubahan APBD 2020, PAD Pemkot Yogya Berkurang Rp 258 Miliar

YOGYA, KRJOGJA.com – Sesuai prediksi sebelumnya, pandemi Covid-19 turut berdampak pada sektor pendapatan asli daerah (PAD) di Kota Yogya. Dalam Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) 2020, tercatat penurunan PAD mencapai Rp 258 miliar. Akibatnya, belanja daerah juga harus disesuaikan.

Walikota Yogya Haryadi Suyuti, menjelaskan dalam struktur APBD 2020 total PAD diproyeksikan mencapai Rp 671,7 miliar. Akan tetapi terjadi bencana non alam berupa pandemi Covid-19 berdampak cukup signifikan pada perekonomian nasional dan daerah.

“Sampai pertengahan tahun 2020 perkembangan perekonomian global, nasional dan daerah belum menunjukkan ada perbaikan. Hal ini tentu berpengaruh pada perkembangan perekonomian kota maupun DIY secara umum,” urainya ketika menyampaikan KUPA 2020 dalam sidang paripurna di dewan, Kamis (6/8/2020).

Oleh karena itu proyeksi PAD disesuaikan dengan realistis menjadi Rp 413,3 miliar atau selisih Rp 258 miliar dari sebelumnya. Sebagian PAD tersebut disumbang dari pajak daerah yang juga diproyeksikan menurun hingga 47,93 persen.

BERITA REKOMENDASI