Peserta Aksi Unjukrasa Hari Perempuan Internasional di Kantor Gubernur DIY Dihadang Warga

YOGYA, KRJOGJA.com – Puluhan orang yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR) melakukan aksi unjukrasa menyampaikan aspirasi memperingati Hari Perempuan Internasional di depan kantor Gubernur DIY Jalan Suryatmajan, Senin (8/3/2021). Aksi tersebut akhirnya hanya dilakukan oleh 10 orang setelah warga melakukan penghadangan dan penolakan aksi unjukrasa.

Warga yang memang sudah bersiap karena mengetahui adanya rencana aksi unjukrasa menghadang para peserta aksi untuk kembali ke arah timur (Jalan Mataram). Mereka mengaku tak senang dengn adanya unjukrasa karena dirasa mengganggu aktivitas warga dan wisatawan di kawasan tersebut.

Heru, salah seorang yang menolak aksi mengatakan bawasanya warga tidak ingin wisatawan yang berada di kawasan tersebut terganggu adanya aksi unjukrasa. Pasalnya, kini warga dalam kondisi sulit pasca adanya pandemi yang menerjang ekonomi seluruh lapisan masyarakat.

“Kalau demo-demo wisatawan kam takut, logikanya gitu aja. Apalagi ini kondisi sekarang mencari nafkah susah. Jadi jangan neko-neko, wisatawan takut kalau ada demo,” ungkapnya.

BERITA REKOMENDASI