PHRI Minta Pemda DIY Wajibkan ASN Menginap di Hotel Saat Libur Nataru

YOGYA, KRJOGJA.com – Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) DIY mencatat 50 persen tamu hotel membatalkan reservasi libur Natal Tahun Baru (Nataru) setelah munculnya keputusan pemerintah wajib swab antigen bagi pelaku perjalanan. PHRI DIY meminta Pemda DIY untuk membuat kebijakan penyelamat bagi hotel dan restoran yang kini nasibnya tak menentu.

Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono mengungkap dari data pada pertengahan Desember tercatat sudah 42 persen tingkat reservasi hotel di DIY. Namun, setelah muncul kebijakan pemerintah pusat terkait swab (rapid) antigen, reservasi turun kini menyisakan 25 persen saja.

“Kami catat dari 45 persen sekarang tinggal 25 persen karena ada kebijakan baru yakni rapid antigen yang biayanya membebani tamu dan menyebabkan mereka cancel ke Yogyakarta. Ini tidak hanya terjadi di Bali tapi Jogja juga terdampak,” ungkapnya pada wartawan, Jumat (18/12/2020).

BERITA REKOMENDASI