Pilih Dikoleksi, Nihil Penukaran 6 Uang Pecahan Rupiah Lama

YOGYA, KRJOGJA.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) DIY menyampaikan belum ada masyarakat yang melakukan penukaran 6 uang pecahan rupiah yang dicabut dan berakhir masa penukarannya pada 28 Desember 2020. Nihilnya penukaran keenam pecahan yang terdiri dari uang kertas tahun emisi (TE) 1968, 1975 dan 1977 tersebut ditengarai karena masyarakat DIY memilih mengoleksinya.

“Kami belum menerima penukaran 6 uang pecahan yang sudah kadaluarsa tersebut di DIY hingga masa batas waktu penukaran berakhir pada 28 Desember 2020. Masyarakat DIY tampaknya lebih senang menyimpannya uang pecahan lama tersebut sebagai koleksi ketimbang menukarkannya,” kata Hilman kepada KRJOGJA.com di Yogyakarta, Rabu (30/12/2020).

Hilman menjelaskan enam pecahan uang kertas itu telah dicabut dan ditarik dari peredaran sesuai Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No.20/54/KEP/DIR pada 4 Maret 1988. Adapun keenam uang kertas yang bisa dicabut antara lain uang kertas Rp 100 dan Rp 500 TE 1968 gambar Jenderal Besar TNI (Anumerta) Raden Soedirman), Rp 1.000 TE 1975 gambar muka Pangeran Diponegoro, Rp 5.000 TE 1975 gambar muka nelayan, Rp 100 TE 1977 gambar muka badak bercula satu dan Rp 500 TE 1977 gambar muka Rachmi Hatta dengan Anggrek Vanda.

BERITA REKOMENDASI