‘Positivity Rate’ di DIY Masih Tinggi, Level 4 Bertahan

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemerintah pusat kembali memberlakukan PPKM Level 4 di DIY dari 15 Maret sampai 21 Maret 2022. Kebijakan PPKM level 4 itu selain diberlakukan di DIY juga semua kabupaten/kota. Aturan detail berkaitan dengan itu tertuang dalam Inmendagri nomor 16 Tahun 2022 tentang pemberlakuan PPKM. Tidak adanya perubahan status PPKM (masih level 4) menjadi fokus perhatian dari Pemda DIY.

“Salah satu penyebab dari adanya perpanjangan PPKM Level 4 kemungkinan dipengaruhi oleh masih tingginya ‘positivity rate’ di DIY. Tingginya ‘positivity rate’ ini bukan hanya karena angka kasus. Tapi saat kasus Covid-19 menurun beberapa waktu lalu, banyak rumah sakit yang mengembalikan bed untuk pasien Covid-19 menjadi bed regular. BOR rumah sakti yang meningkat tersebut otomatis membuat positivity rate meningkat,” kata Sekretaris Daerah (Sekda DIY) K Baskara Aji di Kompleks Kepatihan, Selasa (15/3/2022).

Baskara Aji mengungkapkan, kebijakan PPKM Level 4 ini masih sama seperti kemarin. Artinya ketentuan protokol kesehatan secara prinsip tidak ada perbedaan dengan sebelumnya. Terutama yang berkaitan dengan pembatasan mobilitas masyarakat baik difasilitas publik, tempat usaha dan destinasi wisata.Begitu pula untuk kantor atau sektor non esensial dapat beroperasi 25 persen untuk WFO. Syaratnya pegawai sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi Pedulilindungi pada akses masuk keluar kantor.

“Saya tidak pernah bosan untuk mengingatkan masyarakat agar selalu disiplin dalam penegakkan Prokes. Karena hanya dengan cara itu, penambahan kasus positif bisa ditekan,”ungkapnya.

BERITA REKOMENDASI