Potensi Bencana Sekunder Erupsi Merapi Tetap Diantisipasi

Nur Hidayat menandaskan, penanganan bencana di tengah masa pandemi membutuhkan pola tersendiri. Akan tetapi ia berharap masyarakat mampu sigap dan terus waspada. “Pandemi sudah berlangsung selama setahun. Antisipasinya ialah protokol kesehatan. Sedangkan la nina bisa berdampak pada banjir, longsor, pohon tumbang dan lainnya. Ini juga berkaitan dengan banjir lahar dingin, karena jika hujan deras dari lereng Merapi hingga kota maka potensi banjir lahar dingin meningkat,” urainya.

Oleh karena itu, sejak awal musim hujan pihaknya juga sudah menyiagakan posko pemantauan di berbagai titik serta mengintensifkan pola komunikasi dengan KTB. Hal ini karena semua wilayah yang berada di bantaran sungai, terutama di Kali Code, masuk dalam kategori rawan bencana. Antara lain Kemantren Tegalrejo, Gondokusuman, Danurejan, Gondomanan, Umbulharjo serta Mergangsan. Wilayah di bantaran sungai itu pun sudah terbentuk KTB sehingga pola koordinasi bisa semakin baik.

BERITA REKOMENDASI