Potensi Zakat ASN Muslim Kemenag DIY Capai Rp 7 M

Pihaknya merinci rata-rata penerimaan zakat setiap bulan Kanwil Kemenag DIY Rp 14 juta/bulan, Kemenag Bantul Rp 48 juta/bulan, Kemenag Kulonprogo Rp 31 juta/bulan, Kemenag Gunungkidul Rp 55 juta/bulan, Kemenag Kota Yogyakarta Rp 26 juta/bulan dan Kemenag Sleman Rp 90 juta/bulan.

“Penunaian zakat profesi selain telah ditetapkan berdasar nash Alquran QS Al Baqarah ayat 267 dan QS At Taubah ayat 103, juga telah ditetapkan berdasarkan ketentuan regulasi seperti UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, PP Nomor 14 Tahun 2014, Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014, Peraturan Menteri Agama Nomor 31 tahun 2019 dan Fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2003,” jelasnya lagi.

Mendasarkan ketentuan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta telah menerbitkan surat Nomor B-1770.1/Kw.12.6/1/BA.03.2/07/2020 tertanggal 7 Juli 2020 tentang Penunaian Zakat Profesi/Pendapatan.

“Kakanwil Kemenag DIY melalui surat tersebut menyampaikan bahwa ASN muslim di lingkungan Kanwil Kemenag DIY wajib menunaikan zakat penghasilan/pendapatan minimal 2,5 persen dari gaji pokok dan tunjangan. Dikeluarkan pada saat menerima, setiap bulan bagi yang sudah mencapai nishab atau jika belum mencapai nishab maka penghasilan dikumpulkan selama satu tahun,” jelas Muklas.

Ditambahkan, nantinya zakat dipungut Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada satuan/unit kerja dan selanjutnya diserahkan kepada BAZNAS di masing-masing tingkatan sesuai ketentuan perundangan. “Kami sangat berharap kepada Kemenag Kabupaten/Kota bekerjasama dengan BAZNAS Kabupaten/Kota untuk segera menindaklanjuti surat Kepala Kantor Wilayah Kemenag DIY, mengadakan sosialisasi kepada kepala satuan/unit kerja. Syukur sosialisasi bisa dilakukan kepada seluruh pegawai,” kata Muklas.

Sedang Kasi Pemberdayaan Zakat Kanwil Kemenag DIY H Misbahrudin SAg MM menjelaskan, pengelolaan Zakat Infaq Sodaqoh Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) oleh BAZNAS dan UPZ se-DIY telah berjalan sesuai ketentuan syar’i dan regulasi.

“Namun secara umum hasilnya belum optimal, utamanya dari sisi pengumpulan. Diharapkan dengan Edaran Menteri Agama dan Surat Kakanwil Kemenag DIY potensi zakat profesi ASN muslim di lingkungan Kanwil Kemenag DIY bisa lebih optimal,” ujarnya. (Feb)

BERITA REKOMENDASI